Sinergi Akademisi-Kelurahan Gayam Masuki Fase Krusial, Digitalisasi 14 RT Capai 85 Persen

Lurah Gayam, Purwawijoyo, SP, menyatakan kepuasannya terhadap perkembangan program di bulan Oktober ini. Ia menilai kehadiran sosok akademisi seperti Ahmad Syaddad memberikan dampak positif yang nyata bagi kualitas layanan publik di tingkat paling bawah.

GAYAM, TANJUNG REDEB – 22 Oktober 2025 Memasuki bulan kesepuluh pendampingan administrasi di Kelurahan Gayam, program kolaborasi antara birokrasi kelurahan dan akademisi STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb menunjukkan progres yang menggembirakan. Ahmad Syaddad, M.Pd, dosen yang ditunjuk sebagai instruktur, kini tengah memfokuskan pendampingan pada fase sinkronisasi data dan pelaporan mandiri bagi seluruh pengurus RT.

Progres Signifikan di Bulan Oktober

Hingga pekan ketiga Oktober 2025, tercatat sebanyak 14 RT di Kelurahan Gayam telah berhasil mengadopsi sistem pengarsipan digital. Ahmad Syaddad mengungkapkan bahwa bulan Oktober merupakan masa transisi penting dari pelatihan teknis menuju implementasi operasional secara mandiri.

"Oktober ini adalah bulan pemantapan. Kami tidak lagi hanya belajar cara input data, tetapi sudah mulai melakukan uji coba pelaporan bulanan secara digital sepenuhnya. Fokus kami adalah memastikan setiap sekretaris RT mampu mengelola aplikasi administrasi ini tanpa kendala teknis yang berarti," ujar Syaddad saat ditemui di sela kegiatannya.


Inovasi Administrasi di Tingkat Akar Rumput

Selama pendampingan di bulan ini, beberapa pencapaian kunci telah terlihat, di antaranya:

  • Digitalisasi Data Kependudukan: Pemutakhiran data warga yang kini tersusun rapi dalam format digital, memudahkan pencarian data saat diperlukan.

  • Efisiensi Surat-Menyurat: Standarisasi format surat pengantar RT yang kini lebih profesional dan seragam di seluruh wilayah Gayam.

  • Peningkatan Skill Digital: Para pengurus RT yang sebelumnya terbiasa dengan metode manual, kini mulai fasih menggunakan perangkat digital untuk keperluan administratif.

Apresiasi Lurah Gayam

Lurah Gayam, Purwawijoyo, SP, menyatakan kepuasannya terhadap perkembangan program di bulan Oktober ini. Ia menilai kehadiran sosok akademisi seperti Ahmad Syaddad memberikan dampak positif yang nyata bagi kualitas layanan publik di tingkat paling bawah.

"Kami melihat perubahan budaya kerja yang luar biasa di tingkat RT. Administrasi kini lebih tertib dan terukur. Kami optimis, saat tutup tahun nanti, Kelurahan Gayam akan menjadi role model kelurahan digital di Kabupaten Berau," tegas Purwawijoyo.

Menuju Finalisasi Akhir Tahun

Setelah melewati fase krusial di bulan Oktober ini, program pendampingan akan memasuki tahap evaluasi akhir pada November dan Desember mendatang. Syaddad berharap, sistem yang telah dibangun selama satu tahun ini dapat menjadi warisan (legacy) yang terus berkelanjutan demi kemudahan pelayanan masyarakat di Kelurahan Gayam.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT